Alhamdulillah......bisa ikut Indonesia Food Blogger (idfb) Challenge Chapter 3 . Ini untuk yang pertama kali lhooo....hehehe. Agak nervous euyy....gimana ga? Para FoodBlogger pada jago ngejepretnya. Hehehe...lha ini masih kikuk dengan teman kencan baru. Hadeeuuuh....tolong dimaafkan yo kl masih belum sempurna ^_^
Oya....idfb # 3 ini tentang "Indonesian Beverages". Atau tentang minuman tradisional Indonesia. Bingung kan mo bikin apa? Hehehe...dari Sabang sampai Merauke punya minuman khas sendiri-sendiri. Ada minuman dingin & minuman hangat.
Tik tok tik tok....mikir sampe kening berkerut. Hehehe...Awalnya pengen bikin bir pletok. Tapi kok jadi keinget kalo kota tempat tinggalku ini terkenal dengan tahwa. Minuman hangat dari kedelai. Mirip tofu....tapi lebih lembut. Dimakannya ma kuah jahe yg panasnya terasa. Wuiihhh...cocok deh ma hawa Malang yg lagi dingin berangin ini. Bulatkan tekat buat bikin tahwa meski ga tau cara buatnya. Searching lah ke Google. Nemu di Wikipedia mengenai tahwa ini. Berikut copy an dari Wikipedia tentang tahwa .....
" Tauhue (Hanzi: 豆花, hanyu pinyin: douhua), di Indonesia lebih umum dikenal dengan nama kembang tahu, adalah sebuah penganan kecil tradisional Tionghoa.
Tauhue erat hubungannya dengan tahu karena bahan dan cara pembuatan yang hampir sama. Kacang kedelai yang diperas menghasilkan susu kacang kedelai. Kedalam susu ini kemudian ditambahkan sedikit gipsum untuk menghasilkan bentuk yang lebih padat namun lunak. Jadilah tauhue ini sejenis tahu yang sangat lunak.
Tauhue sangat populer di selatan Tiongkok. Biasanya dihidangkan bersama dengan air gula. Di Taiwan, tauhue biasanya juga dihidangkan bersama kacang merah, air jeruk nipis untuk menambah keragaman rasa."
Tauhue erat hubungannya dengan tahu karena bahan dan cara pembuatan yang hampir sama. Kacang kedelai yang diperas menghasilkan susu kacang kedelai. Kedalam susu ini kemudian ditambahkan sedikit gipsum untuk menghasilkan bentuk yang lebih padat namun lunak. Jadilah tauhue ini sejenis tahu yang sangat lunak.
Tauhue sangat populer di selatan Tiongkok. Biasanya dihidangkan bersama dengan air gula. Di Taiwan, tauhue biasanya juga dihidangkan bersama kacang merah, air jeruk nipis untuk menambah keragaman rasa."
Kalau di Indonesia banyak dikenal dengan nama kembang tahu. Tapi di Malang....orang Malang menyebutnya "tahwa". Entah bagaimana asal muasalnya kok jadi tahwa.
Googling lagi, nemu resepnya Ci Stella, baca sampai habis postingannya tentang tahwa/kembang tahu ini. Bingung lagi ketika menemukan kata GDL (Glucono Delta Lactone). Duh...nyarinya dimana? Searching lagi deh....nemu di blog Waitakere Redneck Kitchen lengkap dengan video pembuatannya. Asyik...tambah semangat deh bikin tahwa.
Akhirnya dibela-belain ke pasar besar buat cari GDL ini. Hadeeuuuh....mulai dari toko bahan kue sampai ke toko Dewa dewi ga ada yg tau GDL itu apa. Sampai Hp nih aku bawa & tunjukin ke penunggu tokonya. Tetep ga tau. Melirik toko sebelah, ada tulisan toko jamu cina. Sempet ragu-ragu sih...masak iya GDL ada disana. Nekat buat tanya...."Permisi Ci....ada GDL ga?". Hehehe...mereka pun langsung mengkerutkan dahinya. " Itu...bahan buat bikin tahwa". Baru deh mereka "ngeh" alias ngerti. " Owww....batu tahu yaa?" Fyuuhhh...lega. Hihihi....langsung deh ditawarin batu tahu yg mentah (masih bongkahan warna putih bening spt kristalnya gula batu) atau yg sudah masak. Karena ga tau...ya balik nanya dong. "Kalo buat tahwa yang mana ya Ci?" Huahahaha.....untung penjaganya baik hati. Disarankan pake batu tahu yg sudah masak (berupa bubuk). Lengkap dengan cara pembuatannya. Hihihihi.....
Akhirnya.....setelah merendam kedelai selama 6-8 jam, bikin tahwa di malam hari. Hihihi.....kalo siang, kedelainya belum mekar. hehehe....resep pakai punya Redneck, bikin 1/2 resep. Mo tau resepnya? Cekidot...
TAHWA/KEMBANG TAHU (SOY CUSTARD/TAU FU FA)
Bahan :
250 grm kedelai, rendam selama 6-8 jam, buang kulit ari nya, cuci bersih
1,5 ltr air
1 sdt batu tahu masak (yg bubuk) ---> saran penjualnya 1 kg kedelai, 1 sdm batu tahu
70 ml air untuk mencampur batu tahu
1 sdm tepung maizena
Cara membuat :
1. Blender kedelai dengan air sampai halus, kemudian saring dengan kain bersih
2. Masak sari kedelai hingga mendidih. Buang busa diatasnya, Angkat dari kompor
3. Larutkan batu tahu dan maizena dengan air
4. Siapkan bowl stainless, secar bersamaan masukkan soy milk ( hasil rebusan sari kedelai ) dengan campuran maizena & batu tahu.
5. Tutup bowl dengan serbet & tutupnya
6. diamkan selama 30 mnt, hingga tahwa terbentuk
7. Sajikan dengan kuah jahe
Dag dig dug beneran....selama menunggu proses si tahwa terbentuk. Fyuuhhh...akhirnya jadi, Alhamdulillah ^_^ Oya....ketika sari kedelai di rebus, setelah matang jadi susu kedelai a.k.a SOY MILK. Enak deh...kental. Tinggal nambah gula ato aroma sesuai selera. Suami langsung habis 1 gelas.
Ini penampakan Homemade Soy Milk.....lebih sehat kan?
KUAH JAHE
Bahan :
100 grm jahe, cuci bersih, bakar, geprak. Kl mau lbh pedes, bs di parut, diambil airnya
1 ltr air
150 grm gula jawa (pilih yg ga gelap warnanya yaa)
4-6 sdm gula pasir (dikira-kira aja kl kurang ato lebih manisnya)
3 btr cengkeh (bs di skip)
1 btg serai
Cara membuat :
1. Rebus air hingga mendidih, masukkan jahe, sereh, cengkeh, gula jawa yg disisir & gula pasir sedikit demi sedikit. tes rasa. Biarkan mendidih.
2. Saring, tuang dlm mangkuk berisi tahwa
3. Sajikan selagi panas
Cocok disajikan pas angin lagi kenceng.....hmmm, hangat & yummmiess! Habis tahwa, jadi pengen bikin homemade tofu juga. hehehehehe.....^_^ .Selamat mencoba yaaa......












0 komentar:
Poskan Komentar